KETIKA kabut asap tak kunjung sirna dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengadakan aksi seribu koin di sekitar Bundaran Besar.

Pengumpulan koin ditujukan untuk Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Kesehatan sebagai “bentuk dukungan dan sindiran” atas penanganan kabut asap yang tidak kunjung tuntas.

Indeks polusi udara di Palangka Raya sudah berada di atas level 3.000 (pollutant standard index/psi) – level di atas 350 sudah dianggap berbahaya.

Herlianto atau Herlly Errasy dari Gerakan Anti Asap mengatakan kabut semakin memburuk. “Dulu warna kabut asapnya putih, tetapi sekarang sudah menguning.”

Menteri Kesehatan, Nila Moeloek kepada BBC pekan lalu, mengatakan secara umum kementerian sudah membentuk pusat krisis kesehatan sejak Agustus dan meminta pemerintah daerah untuk melakukan penyuluhan, membagikan masker, obat-obatan dan makanan tambahan.

Namun, banyak aktivis mengatakan peran pemerintah daerah sangat minim di Palangka Raya.

Gerakan ini diikuti sekitar 500 orang yang berasal dari berbagai kalangan, seperti Dewan Adat Dayak, Borneo Institute, Save Borneo, Gerakan Anti Asap dan lainnya.(bbc.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.