ACEH BARAT DAYA, cerana.net – Kondisi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Krueng Batee masih memprihatinkan. Sekolah yang terletak di Gampong Persiapan Drien Beurumbang, kerap dipenuhi hewan ternak.

Marhaban, keuchik Gampong Persiapan Drien Beurumbang, mengungkapkan kondisi itu kepada cerana.net di kantin yang berada didepan Kantor Bappeda Kabupaten Aceh Barat Daya, Rabu, 11 Desember 2013.  Dia bersama Kepala SMP Swasta Krueng Batee Sabirin berkunjung ke dinas Pendidikan Abdya Yunaidi.

Dalam pertemuan Marhaban didampingi tokoh pemuda gampong, Tanzil, Koordinator Fasilitator Program Pelayanan Bermutu Robbi Sugara, dan Fasilitator Unit Pelayanan Bustami.

Marhaban menjelaskan, mereka menemui otoritas pendidikan kabupaten untuk melaporkan kondisi pendidikan di gampong yang dipimpinnya.

“Karena tidak ada pagar banyak fasilitas sekolah yang rusak dan bahkan dicuri. SMP Swasta Krueng Batee sudah dua kali kemalingan komputer,” ungkap Marhaban.

Ditambahkan, karena tidak berpagar, sekolah tersebut sering dijadikan tempat buang hajat oleh orang tak bertanggungjawab. “Entah siapa yang buang hajat di dalam kelas. Ini hal yang tidak baik dilakukan terhadap fasilitasi sekolah,” ujar Marhaban lagi.

Karena kondisi tersebut, kata Marhaban, pihaknya menyampaikan harapan kepada pemerintah Kabupaten Abdya agar membantu pembuatan pagar sekolah dimaksud. Panjang pagar yang dibutuhkan sekitar 350 meter.

Reporter || Nasruddin Muhammad Jalil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.