Connect with us

Pendidikan

SKK Migas Sosialisasi BPMA di Aceh Barat

Published

on

Sosialisasi oleh SKK Migas di Aula Setdakab Aceh Barat | Istimewa

SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan sosialisasi pembentukan Badan Pengelolaan Minyak dan Gas Bumi di Aceh (BPMA), sekaligus kuliah tamu, Rabu, 30 Maret 2016, di Aula Setdakab Aceh Barat.

Kegiatan yang difasilitasi Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Barat Rachmat Fitri HD, Koordinator AKN Aceh Barat, Mursyidin Zakaria, unsur SKPD setempat, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan mahasiswa.

Sementara dari SKK Migas dihadiri oleh Kepala Dinas Hubungan Kelembagaan Syaifuddin, Kepala Dinas Keteknikan Geologi dan Geophisika Shinta Damayanti dan Specialist Madya Busnies Management Azhari Idris.

Syaifuddin menjelaskan, pembentukan BPMA satu kekhususan yang dimiliki Aceh dalam pengelolaan sumber daya alam minyak dan gas bumi. Tugas, fungsi dan wewenang BPMA diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Aceh.

“PP ini merupakan turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA). Pada Pasal 2 ayat (3) PP disebutkan, pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh melakukan pengelolaan bersama dengan membentuk Badan Pengelola Minyak dan Gas Bumi Aceh atau BPMA,” jelasnya.

Adapun tugas BPMA melakukan pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap kontrak kerjasama kegiatan usaha hulu agar pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara yang berada di darat dan laut di wilayah kewenangan Aceh dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk kemakmuran rakyat.

Syaifuddin mengingatkan, minyak dan gas bumi merupakan sumber daya alam yang berbatas waktu, baik dalam eksplorasi maupun pengelolaannya. Karenanya, ia mengajak seluruh komponen masyarakat Aceh untuk memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang telah diberikan pemerintah pusat dalam pengelolaan minyak dan gas bumi secara mandiri.

“Tentunya, Pemerintah Aceh juga perlu memikirkan sumber pendapatan alternatif yang dapat dikelola dan dikembangkan untuk membangun Aceh di masa mendatang. Baik dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan maupun pertambangan. Tiap-tiap daerah di Aceh ini memiliki potensi berbeda-beda yang dapat digarap,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekayaan alam Aceh harus diimbangi dengan potensi sumber daya manusia yang memadai. “Di sinilah peran dituntut peran perguruan tinggi, dimana harus mampu melahirkan lulusan-lulusan berkualitas yang mampu mengembangkan potensi alam di sekitarnya,” katanya.

Koordinator AKN Aceh Barat, Mursyidin Zakaria, menyambut baik kegiatan itu. Menurutnya, hal tersebut akan memberikan wawasan bagi kampus dalam pengembangan potensi lulusan.

“Saat ini AKN Aceh Barat terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan potensi lulusan. Salah satunya melalui kerjasama dengan berbagai pihak. Hal ini dimaksudkan, agar ke depan mahasiswa AKN ini dapat mengisi lapangan kerja di lembaga pemerintah dan swasta. Baik dalam maupun luar negeri,” katanya.

Menindaklanjuti apa yang disampaikan SKK Migas, ke depan pihaknya akan mengusulkan penambahan program studi baru sesuai dengan kebutuhan dan potensi sumber daya alam yang ada di Aceh Barat.

“Program studi yang akan kita usulkan ke depan di antaranya komputer akutansi dan geologi dan pertambangan. Hal ini didasarkan pada kajian akademis yang telah kita lakukan tentang kebutuhan pasar dan potensi daerah ini,” ungkapnya.[] RILIS

Advertisement img-20160906-wa0001
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pendidikan

Universitas Teuku Umar Wisuda 536 Lulusan, 26 Cumlaude

Published

on

By

UNIVERSITAS Teuku Umar Aceh Barat kembali menggelar upacara wisuda program sarjana tahun akademik 2017/2018. Sejumlah 636 lulusan diwisuda pada Sabtu, 11 November 2017. Rektor Universitas Teuku Umar Profesor Jasman J Ma’ruf mengatakan pada tahun ini UTU dari 536 lulusan, 26 di antaranya lulusan terbaik dengan pujian atau cumlaude.

Jasman merincikan lulusan terbanyak dari Program Studi Kesehatan Masyarakat sebanyak 129 orang, 80 dari Prodi Agroteknologi, 71 dari Prodi Agribisnis, 66 dari Prodi Ekonomi Pembangunan, 56 orang dari Prodi Teknik Sipil, 47 dari Prodi Administrasi Negara, 25 dari Prodi Sosiologi, 14 dari Ilmu Komunikasi, 24 dari Prodi Perikanan, 17 dari Teknik Mesin, dan 7 orang dari Teknik Industri.

Jika dilihat dari keseluruhan lulusan, kata Jasman, selama delapan kali wisuda, total keseluruhan alumni UTU telah mencapai 3.241. Mereka terdiri dari Prodi Kesehatan Masyarakat sebanyak 942 alumni, diikuti oleh Prodi Ekonomi Pembangunan (460 alumni), Prodi Agroteknologi (410 alumni), Prodi Administrasi Negara (356 alumni), Perikanan (226 alumni), Prodi Agribisnis (272 alumni), Prodi TeknikSipil (185 alumni), Prodi Sosiologi (141 alumni), Prodi Ilmu Komunikasi (102 alumni), Prodi Teknik Mesin (82) serta dari Prodi Teknik Industr isebanyak 65 alumni. “Lulusan ini merupakan salah satu perwujudan bentuk tanggung jawab UTU kepada bangsa dan negara Indonesia dan sekaligus merupakan wujud karya utama UTU.”

Selain itu, Jasman mengajak kepada civitas akademika UTU dan masyarakat umum untuk menghadiri UTU Awards. Kegiatan malam anugerah tersebut digelar pada pukul 20.00 WIB, Sabtu. Menurutnya pada malam tersebut akan ditampilkan berbagai macam kreativitas mahasiswa dan pemberian penghargaan serta piala bergilir Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI kepada para juara 3rd UTU Awards tahun 2017.[]

Continue Reading

Pendidikan

BCA Gelar Aksi #BukuUntukIndonesia di Banda Aceh

Published

on

By

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar aksi berbagi buku di Banda Aceh, Jumat, 28 Juli 2017. Aksi tersebut perwujudan gerakan berbagi #BukuUntukIndonesia yang dilakukan sejak Maret lalu, sebagai komitmen bank tersebut untuk menumbuhkan kembali minat membaca di berbagai pelosok Indonesia.

“BCA menawarkan paket donasi kepada masyarakat luas untuk kemudian dikonversi menjadi buku dan disalurkan ke beberapa daerah di Indonesia,” ujar Kepala Kantor Wilayah V BCA, Lukman.

Selain Lukman, hadir dalam aksi tersebut Kepala BCA Kantor Cabang Utama Banda Aceh Kartina Wong yang menyerahkan secara simbolis buku bacaan kepada Kepala SD Negeri 58, Syahril. Aksi berbagi buku turut disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Syaridin dan Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinas Sosial Aceh, Rohaya Hanum.

“Dalam rangka HUT ke-60, BCA berkomitmen untuk menjadi lebih baik melalui tiga pilarnya: belajar lebih baik, melayani lebih baik, dan memberi lebih baik. Aksi berbagi buku untuk Indonesia ini merupakan perwujudan komitmen BCA untuk memberi lebih baik kepada masyarakat dengan harapan dapat berkontribusi meningkatkan minat baca di berbagai pelosok di Indonesia yang penting dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkualitas, dan berakhlak mulia,” ujar Lukman.

Gerakan berbagi buku itu mendapatkan partisipasi masyarakat yang tinggi. Pada periode pertama yang dilaksanakan sejak 15 Maret hingga 15 Juni 2017, terkumpul dana lebih dari Rp1 miliar. Dari dana tersebut, BCA mewujudkan dalam bentuk buku yang didonasikan ke 104 sekolah penerima di 60 titik di Indonesia.

Selain di Banda Aceh, kata Lukman, BCA juga sebelumnya telah mengadakan aksi berbagi #BukuUntukIndonesia di Lampung pada 21 Juli, Makassar 23 Juli, dan serempak di tiga kota yakni Garut, Manado, dan Kupang pada 25 Juli. “Selanjutnya, nanti akan diadakan penyerahan donasi buku di wilayah Singkawang.”

Menjawab animo masyarakat yang tinggi, gerakan berbagi #BukuUntukIndonesia akan berlanjut hingga akhir 2017. Kepada masyarakat yang ingin berpartisipasi, BCA membuka laman khusus www.bukuuntukindonesia.com. Selain itu, yang ingin ikut dalam gerakan tersebut juga dapat mengunjungi ke kantor cabang BCA terdekat.

BCA salah satu bank di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi serta menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial, UKM dan konsumer. Pada akhir Maret 2017, BCA melayani hampir 16 juta rekening nasabah dan memproses jutaan transaksi setiap harinya didukung oleh 1.213 kantor cabang, 17.207 ATM dan lebih dari 400.000 mesin EDC serta transaksi melalui layanan internet banking dan mobile banking yang dapat diakses 24 jam.[]

RILIS

Continue Reading

Pendidikan

HMI Blangpidie Gelar Rapat Kerja Pengurus

Published

on

By

HIMPUNAN Mahasiswa Islam Blangpidie menggelar upgrading dan rapat kerja kepengurusan periode 2016-2017, di Aula Ummi Gampong Pineung, Susoh, Aceh Barat Daya, Senin, 26 September 2016.

Ketua HMI Blangpidie Armiya mengatakan kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk silaturahmi dalam menjalankan program-program kepengurusan agar segala keputusan yang diambil tidak melenceng dari konstitusi himpunan.

“Acara ini juga penting dilaksanakan agar roda organisasi bisa berjalan baik dan benar sehingga teman-tengan pengurus paham terhadap tugas dan fungsinya masing-masing,” ujarnya.

Dalam upgrading tersebuat ada beberapa materi yang disampaikan oleh beberapa senior pengurus HMI dari Cabang Banda Aceh dan Meulaboh tentang ideologi dan etos kerja HMI maupun mekanisme organisasi.[]

RILIS

Continue Reading

Copyright © 2015