SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bandung kembali bikin gebrakan. Sekolah di bawah naungan Kementerian Pariwisata itu menggelar Workshop Food Photography, Food Styling, dan Food Writing di Gedung Mandalawangi Convention Lantai 2 STP Bandung, Sabtu, 27 Februari 2016.

“Wisata Kuliner itu terkait erat dengan lifestyle. Memberi tambahan nilai pada kuliner, seperti bentuk, sajian, tampilan, warna, dan image yang membuat makanan menjadi lebih bergengsi, sama dengan menaikkan commercial value dari kuliner itu. Jadi, style itu penting!” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Peserta yang hadir seluruh komponen unit kelengkapan STP Bandung yakni Pusat Kajian Seni Kuliner Indonesia (PKSKI), mahasiswa dan dosen STP Bandung, serta para praktisi makanan. ”Ini untuk meningkatkan wawasan sumber daya manusia kami terkait kuliner, Indonesia sangat kaya dengan wisata kuliner,” ujar Deputi Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Ahman Sya.

Pria asal Ciamis itu mengatakan, sangat penting meningkatkan sumber daya manusia berkaitan dengan makanan. Karena menyajikan makanan, imbuh Ahman, bukan hanya bagaimana memasaknya atau memproduksinya namun meningkatkan kompetensi di bidang food photography, food styling, dan food writing dalam kaitannya dengan kuliner Indonesia.

“Serta mampu mendokumentasikan kekayaan seni kuliner Indonesia ke dalam bentuk tulisan dan karya fotografi dengan baik. Sehingga ke depannya lulusan kita bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Ini hal yang sangat vital juga,” ujar pria yang pernah menjadi rektor salah satu kampus di Bandung itu.

Ahman menambahkan, pengembangan kuliner berbasis pengetahuan, seni dan teknologi ini memiliki visi dan misi jelas yakni mampu mempertahankan kuliner Indonesia di mata dunia.

Pada acara tersebut, materi yang diberikan oleh Kemenpar melalui STP Bandung adalah tantangan dan peluang karir menjadi food photography, food styling, dan food writing, tips dan trik foto makanan, serta review buku dari para ahli makanan.

Beberapa narasumber yang hadir adalah Syahroni (fotografer makanan), Heni Prida (penulis kuliner makanan), Mulya Sari (Food Stylis), Fajar Ayuningsih (Food Stylist), Lila Muliani (Food Stylist), dan Shinta Tevaningrum (penulis makanan).[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.