ACEH Barat Daya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP atas laporan keuangan tahun 2015. Bupati Aceh Barat Daya Jufri Hasanuddin menilai predikat WTP yang pertama kali diraih kabupaten tersebut tak lepas dari kerja keras semua aparatur pemerintah.

“Ini sebuah karya dari amanah yang diberikan negara, yang mampu kita laksanakan dengan baik. Yang lebih utama lagi adalah Abdya dianggap telah benar dalam mengelola keuangan negara,” ujar Bupati Jufri Hasanuddin saat menerima penghargaan tersebut dari Pelaksana Harian Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan RI Perwakilan Aceh, Syafruddin Lubis, di Kantor BPK RI Banda Aceh, Kamis, 28 Juli 2016.

WTP, kata Jufri, bukanlah target dan tujuan utama, tapi semangat yang lebih utama adalah mengelola keuangan daerah sesuai amanat undang undang. Diakuinya, dulu ketika hasrat WTP itu ingin direalisasikan, muncul persyaratan lebih berat, yakni sistem akuntansi berbasis aktual, hingga sempat memunculkan beban luar biasa.

“Terimakasih kepada semua jajaran yang telah bekerja keras dan tak kenal lelah, mulai dari Sekda hingga jajaran pejabat SKPK terkait, seperti Bappeda, DPKKD dan tentu saja jajaran Legislatif Abdya,” ujarnya.

Opini WTP ini yang perdana diterima Aceh Barat Daya sejak dimekarkan dari Aceh Selatan 14 tahun silam.[] RILIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.