MESKI menjadi makanan pokok sejak dulu, kini banyak orang di perkotaan menghindari makan nasi. Alasannya nasi putih bisa bikin tubuh melar. Benarkah?​

B​eberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi nasi yang berasal dari beras putih dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diabetes​ dan kegemukan​. Akibatnya, banyak orang​ mulai mengganti menu nasi putih menjadi nasi merah atau gandum sebagai asupan karbohidrat.

Ternyata, mengganti nasi putih dengan gandum bukanlah pilihan terbaik​. Ada beberapa orang tidak cocok dengan gandum karena mengandung gluten. Memilih nasi merah menjadi pengganti nasi putih lebih baik ketimbang gandum karena kandungan serat nasi merah lebih tinggi.

Namun, tekstur beras merah menyebabkan gangguan pencernaan karena sulit dicerna oleh usus. ​Untuk​ mendapatkan hasil terbaik, campur kedua jenis beras agar seimbang ​dan ​​kandungan seratnya masih bisa dipertahankan.

Pilihan lainnya nasi beras cokelat​.​​ B​eras yang hanya dihilangka​n kulit arinya ​hingga masih berwarna kecokelatan. Beras cokelat dan beras putih memiliki nutrisi dan serat yang sama. Bedanya, proses penggilingan beras dengan alat pemoles yang akan menghilangkan alueron beras.

Alueron adalah bagian terluar setelah sekam yang mengandung vitamin B1, B3 dan zat besi​. Jika​ alueron hilang, kandungan ​nutrisi ​tersebut juga akan hilang. Nutrisi beras cokelat juga mudah diserap tubuh, dicerna dan juga mudah dimasak.

Kandungan asam amino methionine yang terdapat pada beras cokelat dapat membantu menghancurkan lemak pada organ hati, sehingga beras cokelat baik dikonsumsi penderita diabetes.

Meski demikian bukan berarti beras putih dan beras merah tidak baik untuk dikonsumsi. Semua beras baik namun yang ​berakibat​ buruk adalah jumlah konsumsinya yang kerap kali berlebihan​. Inilah ​yang menyebabkan timbulnya penyakit.(detik.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.