PULUHAN Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat, mengikuti pelatihan jurnalistik dasar, Selasa, 12 April 2016, di aula kampus, Jalan Gajah Mada.

Pelatihan bertema ‘Menulis itu Gampang’ diisi dua pemateri, Nashrun Marzuki dari Cerana Institute dan Mujahid Arrazi, Pemimpin Redaksi cerana.net. Peserta pelatihan dari beberapa program studi di STAIN dibekali pemahaman tentang teknik menulis berita, teknik wawancara, bahasa jurnalistik dan praktik penulisan berita. Peserta juga disuguhkan tontonan film tentang jurnalisme untuk menggugah semangat menulis.

“Wartawan yang baik, tidak mudah percaya dengan isu yang didengar. Ia akan rajin melakukan verifikasi,” kata Nashrun Marzuki.

Menurutnya, apa yang disebut berita dan nilai kelayakannya tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang. Hanya cara kerja dan bentuk media saja yang mengalami perubahan. “Yang sering terjadi sekarang, banyak wartawan malas melakukan observasi dan verifikasi, mereka hanya mengandalkan omongan-omongan narasumber,” ungkap Nashrun.

Pelatihan tersebut kegiatan perdana Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Lentera STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Sebelum pelatihan dibuka, Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Syamsuar, mengukuhkan pengurus UKM Pers Lentera periode 2016-2017. “Kampus menyambut baik kegiatan seperti ini, karena sebelumnya pada tingkat mahasiswa belum pernah dilakukan,” ujar Syamsuar.

Ia berharap Lentera bakal memberikan warna baru untuk STAIN. “Keberadaan kampus ini harus dikenal luas oleh masyarakat, salah satu caranya dengan publikasi melalui media,” kata Syamsuar.

Ketua Lentera Nurul Fahmi mengatakan, pelatihan itu bertujuan melahirkan para penulis muda yang kreatif dalam memperkenalkan STAIN ke publik. UKM Pers Lentera juga mengelola media internal kampus yang terbit secara berkala. Nurul berharap, dari pelatihan itu muncul penulis baru untuk media tersebut.[] RILIS/Rahmat Trisnamal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.