Connect with us

Sport

Kuala Batee Juara Turnamen Piala Bupati Aceh Barat Daya

Published

on

Bupati Abdya Jufri Hasanuddin mengangkat piala bergilir Bupati Cup I / cerana.net

PS Kuala Batee menjuarai turnamen sepak bola piala Bupati Aceh Barat Daya (Bupati Cup I) setelah mengalahkan Susoh Putra FC dengan skor 1-0, Sabtu 14 November 2015, di lapangan Persada Blangpidie. Gol tunggal kemenangan Kuala Batee dilesakkan Vivi pada pertengahan babak kedua.

Sejak babak pertama, pertandingan berlangsung seru. Kedua kesebelasan bermain dalam tempo tinggi. Berkali-kali Susoh lewat Jesi cs mengancam lewat serangan-serangan dari sayap. Sayang, penyelesaian akhir anak-anak Susoh kurang sempurna.

Sementara, Kuala Batee di pertengahan babak pertama sempat mendominasi permainan. Beberapa kali serangan dari sayap oleh Rolex  cs mengancam gawang Susoh yang dikawal Badrol Kamil. Lagi-lagi, akibat kurang sempurnanya finishing membuat skor di babak pertama imbang.

Di babak kedua, kedua tim kembali saling serang untuk mencuri gol. Permainan berlangsung agak keras. Wasit harus mengeluarkan beberapa kartu kuning karena beberapa pelanggaran yang dilakukan pemain dari kedua tim.

Gol yang ditunggu akhirnya tercipta menjelang injury time. Penyerang Kuala Batee, Vivi, menyisir lewat sayap kiri pertahanan Susoh setelah menerima umpan terobosan dari tengah lapangan. Ia berhasil melewati hadangan bek Susoh lalu menyontek bola dengan indahnya ke dalam gawang Kamil. Skor 1-0 untuk Kuala Batee.

Ketinggalan satu gol, para pemain Susoh mencoba membalas. Namun, peluang-peluang mereka selalu gagal. Salah satunya tendangan Wahyu setelah mendapat umpan dari Jesi. Namun, sepakannya diblok oleh kiper Kuala Batee, Aweng. Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada lagi gol tercipta.

Sebagai juara pertama, Kuala Batee berhak mendapat uang tunai Rp100 juta, tropi, medali dan piala bergilir Bupati Cup I yang diserahkan oleh Bupati Aceh Barat Daya Jufri Hasanuddin. Sementara Susoh sebagai juara kedua mendapat uang tunai Rp50 juta, tropi dan medali.

Juara ketiga turnamen yakni Kecamatan Lembah Sabil mendapatkan uang tunai Rp25 juta plus tropi. Adapun Kecamatan Tangan-tangan sebagai juara empat mendapatkan uang Rp15 juta plus tropi.

Turnamen Bupati Cup I itu digelar sejak Senin, 7 September 2015, diikuti sembilan klub dari setiap kecamatan dan satu tim Suratin usia 18 tahun binaan Persada.[]

Klik tautan ini untuk melihat foto-foto Final Piala Bupati Aceh Barat Daya

Advertisement img-20160906-wa0001
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Sport

Skandal Kotak Susu di Ruang Ganti Old Trafford

Published

on

By

Ilustrasi | BBC

KEMENANGAN City atas United pada pekan lalu berbuntut panjang. Usai laga, kericuhan merebak di ruang ganti. Para pemain City dituduh melakukan perayaan kemenangan berlebihan, yang membuat Jose Mourinho naik pitam.

Sejatinya, skor 2-1 membuat City kian menjauh dari rival sekotanya itu. Kemenangan di Old Trafford itu memperlebar jarak keunggulan menjadi 11 angka. City kini menjadi pemimpin klasemen sementara.

Keributan di ruang ganti diduga karena pelatih United, Jose Mourinho, naik pitam oleh perayaan kemenangan para pemain City yang dinilai berlebihan. Ia kemudian mengungkapkan kejengkelannya kepada tim City di lorong stadion sambil berjalan ke ruang jumpa pers usai pertandingan.

Entah bagaimana peristiwanya, satu kotak susu murni dilemparkan orang ke arahnya, kendati tidak mengenainya. Di pihak lain, asisten pelatih City, Mikael Arteta, luka sobek di bagian mukanya oleh botol minuman plastik yang dilemparkan kepadanya. Yang juga tak jelas siapa pelakunya. Namun sumber dari kedua klub mengatakan tidak terjadi baku hantam saat insiden.

Semua kejadian itu luput dari penglihatan wasit Michael Olivier. Sehingga tak ada catatan tentang hal itu dalam laporan pertandingan yang disusunnya.

Suasana usai laga | The Independet

Bekas ujung tombak Arsenal, Ian Wright, menyebutkan, tak sepantasnya menuding perayaan kemenangan City sebagai pangkal penyebab. “Ini konyol sekali. Saya kira kita tidak bisa menyalahkan City. Orang-orang menuduh mereka tidak berkelas, mengatakan bahwa mereka tak bisa mengendalikan diri saat menang. Tapi kita harus mengerti bahwa mereka baru saja memecahkan rekor, 14 kemenangan (berurut-turut dalam satu musim), melawan saingan terbesar mereka,” ujar Wright kepada BBC Radio 5 live.

Pemain City merayakan kemenangan di depan fans mereka setelah peluit akhir. Staf pelatih mencoba mengajak manajer Pep Guardiola untuk bergabung tapi ia menolak.

Setelah para pemain dan staf masuk lorong terowongan stadion menuju ruang ganti, Mourinho meluapkan kedongkolannya. Lalu kericuhan itu dimulai. Namun, ketika tampil di jumpa pers Mou tak menyinggung kejadian itu.

Menurut Ian Wright, Mourinho seharusnya menjadikan perayaan kemenangan City sebagai cara memotivasi pemainnya agar tidak menyerah dalam perebutan gelar juara.

“Mungkin Jose seharusnya bilang, kalian dengar di sebelah mana? Bisakah kalian melihat apa yang sedang mereka lakukan? Kita harus memastikan bahwa kita membungkam mereka (dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya). Dan bukannya mengubah semua itu menjadi ‘Milkgate (skandal susu).”

Badan Sepak Bola Inggris mengumumkan akan mengumpulkan informasi dari kedua klub sehubungan dengan insiden tersebut.[] BBC

Continue Reading

Sport

Dybala Ingin Lawan Barcelona di Final Champions

Published

on

By

paulo dybala | espn fc

PENYERANG Juventus, Paulo Dybala, menyatakan keinginan melawan Barcelona pada final Liga Champions musim ini.

Jika terwujud, itu akan menjadi laga ulangan seperti final pada tahun 2015. Pada saat itu, Juventus kalah dengan skor 1-3 di Stadion Olimpiade Berlin, Jerman.

Pada Liga Champions musim ini, Juventus dan Barcelona sama-sama telah memastikan langkah ke babak perempat final.

Sebelumnya, pada babak 16 besar, Juventus berhasil menyingkirkan wakil Portugal, FC Porto, sedangkan Barcelona menuntaskan perlawanan PSG.

Dybala, yang bergabung ke Juventus dari Palermo menjelang musim 2015-2016, mengatakan, melawan raksasa La Liga, Barcelona, di final akan menjadi laga yang sangat ideal.

“Apakah saya ingin bertemu Barcelona, Real Madrid, atau Bayern Muenchen? Saya akan memilih (melawan) Barcelona di final,” kata Dybala seperti dikutip dari FourFourTwo.com, Selasa (14/3/2017).

“(Laga final itu) akan seperti itu dua tahun yang lalu ketika saya belum bergabung dengan Juventus,” ucapnya.

Selain Juventus dan Barcelona, tim-tim besar lain telah memastikan lolos ke babak berikutnya, yakni Real Madrid, Bayern Muenchen, Borussia Dortmund, dan Leicester City.

Dua tempat tersisa akan diperebutkan oleh Atletico Madrid-Leverkusen dan Manchester City-AS Monaco.

Dybala, yang mencetak satu-satunya gol saat Juventus menang atas Porto pada Selasa dinihari, mengatakan, ke depan, laga-laga berikutnya akan berjalan sulit.

“Sekarang, semua pertandingan akan sangat sulit,” ucap pemain asal Argentina ini.

“Hasil undian (babak perempat final) akan memberi tahu siapa yang akan kami hadapi. Kami akan terus berjuang dan meraih gelar sampai akhir,” tuturnya.[]

KOMPAS.COM

Continue Reading

Sport

Derita Barcelona di Kota Romantis

Published

on

By

14 Februari 2017. Tak ada ungkapan cinta dari Barcelona kepada para pendukungnya. Tak ada bahagia untuk Barcelona. Yang ada hanya hati yang terluka di Paris, kota yang identik dengan kata romantis.

Barcelona datang ke Paris dengan penuh kepercayaan diri. Mereka tak kalah dalam 11 laga terakhir dan datang usai menang telak 6-0 atas Deportivo Alaves pada ajang La Liga akhir pekan lalu.

Belum lagi melihat rekor Barcelona yang lebih bagus di hadapan PSG. Mereka mampu menaklukkan PSG dengan skor 3-1 di tempat yang sama pada dua musim sebelumnya.

Barcelona memang primadona dalam dunia sepak bola tetapi bukan berarti mereka selalu berjaya. Untuk kali ini Barcelona harus merasakan sakit dan terluka.

PSG mengingatkan Barcelona tentang ganasnya sebuah dendam. Tentang pembalasan yang lebih kejam.

Tak tanggung-tanggung, PSG menghancurkan Barcelona dengan empat gol tanpa balas. Tak hanya itu, Barcelona bahkan hanya diberikan kesempatan satu kali mencatat tembakan ke gawang.

Sepulang dari Parc des Princes yang ada di kota paling romantis, Barcelona pasti menangis.

Patah hati Barcelona di laga lawan PSG ini berpeluang jadi patah hati berkepanjangan yang tak mungkin sembuh dalam waktu singkat.

Sebelum kekalahan ini, posisi Luis Enrique di kursi pelatih sudah mulai mendapat goyangan kencang. Nama legenda Barcelona lainnya, Ronald Koeman, bahkan sudah disebut bakal jadi suksesor Enrique di Barcelona.

Musim ini kondisi Barcelona sedang tak terlalu baik. Meski masuk ke final Copa del Rey, langkah Barcelona limbung di ajang La Liga. Mereka tertinggal satu poin dari Real Madrid yang masih menyimpan dua laga lebih banyak.

Melihat Madrid yang sudah gagal di kompetisi Copa del Rey, Los Blancos pasti mati-matian fokus menjaga jarak dengan Barcelona di ajang La Liga.

Bila Barcelona juga gagal di Liga Champions, maka posisi Enrique makin terancam, tak peduli apakah mereka mendapat trofi Copa del Rey atau tidak.

Duka bagi Barcelona makin bertambah bila mereka memikirkan kontrak sang megabintang, Lionel Messi. Messi yang kontraknya habis di tahun 2018 sejauh ini belum mau menandatangani perpanjangan kontrak.

Dengan selang waktu 1,5 tahun jelang deadline kontrak, rumor tentang Messi pun kemudian banyak beredar. Messi dianggap ingin meninggalkan Barcelona dan menginginkan petualangan baru di luar La Liga.

Andai Messi tak memperpanjang kontrak hingga musim panas nanti, maka situasi bakal jadi lebih panas di Barcelona.

Sisa kontrak semusim tanpa kepastian perpanjangan kontrak, maka peluang Barcelona untuk terpaksa menjual Messi jadi lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Tanpa gelar La Liga, tak dapat trofi Liga Champions, pemecatan Enrique, dan gonjang-ganjing Messi. Hal-hal itu bisa jadi derita berkepanjangan Barcelona hingga musim panas nanti.

Semua hal buruk itu belum terjadi. Enrique dan Barcelona masih punya waktu untuk bangkit dari kondisi terluka dan menghindari patah hati berkepanjangan. Caranya, tentu tampil fenomenal di Camp Nou dan memutarbalikkan kondisi tertinggal empat gol dari PSG.[]

CNN INDONESIA

Continue Reading

Copyright © 2015