Connect with us

Foto

Keindahan Ekstrim Benua Dingin Antartika

Published

on

ANTARTIKA, benua di kutub Selatan yang luasnya dua kali lebih besar dari Australia ini dikenal sebagai tempat terdingin di bumi. Suhu paling ekstrem yang pernah tercatat di Antartika adalah minus 89,2 derajat celsius.

Sekitar 98 persen Antartika ditutupi es walaupun seiring pemanasan global, sedikit demi sedikit mencair. Rata-rata ketebalan es di Antartika adalah 1,6 kilometer. Ini membuat Antartika memiliki 70 persen air segar di bumi.

img-20160906-wa0001

Dengan lapisan es, kondisi beku, kualitas tanah yang buruk, dan tidak adanya sinar matahari, hampir tidak ada tanaman hidup di Antartika. Kecuali, 100 spesies lumut, sekitar 25 spesies liverworts, dan 2 spesies tanaman berbunga. Semuanya tumbuh pada musim panas dan menghilang saat musim dingin.

Namun, di balik suhunya yang ekstrem, benua tanpa negara ini memiliki keindahan lanskap yang spektakuler. Dilansir Daily Mail, Fotografer Italia, Alex Bernasconi, salah satu yang berhasil menjepret keindahan alam liar Antartika. Dalam suhu minus 90 derajat Celcius, kamera Bernasconi menangkap pemandangan satwa liar dan bentang alam Antartika yang menakjubkan.

Di Antartika yang beku itu, kameranya menangkap lengkungan indah di gunung es yang fenomenal dekat Paulet Island. Ada juga gunung es yang mirip hiasan kepala orang Indian Navajo.

Bernasconi juga mengabadikan satwa-satwa yang bertahan hidup di sana seperti penguin raja, penguin kaisar dan anjing laut. Foto-foto itu ia rangkum dalam bukunya yang bertajuk Blue Ice. Berikut beberapa dari panorama yang ditampilkan dalam bukunya tersebut.[]

DAILY MAIL | WIKIPEDIA

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Foto

Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Aceh Barat Daya

Published

on

By

cerana.net

PS Kuala Batee menjuarai turnamen sepak bola piala Bupati Aceh Barat Daya (Bupati Cup I) setelah mengalahkan Susoh Putra FC dengan skor 1-0, Sabtu 14 November 2015, di lapangan Persada Blangpidie. Gol tunggal kemenangan Kuala Batee dilesakkan Vivi pada pertengahan babak kedua.

Sebagai juara pertama, Kuala Batee berhak mendapat uang tunai Rp100 juta, tropi, medali dan piala bergilir Bupati Cup I yang diserahkan oleh Bupati Aceh Barat Daya Jufri Hasanuddin. Sementara Susoh sebagai juara kedua mendapat uang tunai Rp50 juta, tropi dan medali.

img-20160906-wa0001

Juara ketiga turnamen yakni Kecamatan Lembah Sabil mendapatkan uang tunai Rp25 juta plus tropi. Adapun Kecamatan Tangan-tangan sebagai juara empat mendapatkan uang Rp15 juta plus tropi.

Turnamen Bupati Cup I itu digelar sejak Senin, 7 September 2015, diikuti sembilan klub dari setiap kecamatan dan satu tim Suratin usia 18 tahun binaan Persada.[] foto by cerana.net

Continue Reading

Foto

Foto-foto Final Liga Champions 2015

Published

on

By

BARCELONA menjadi juara Liga Champions 2014-2015 setelah menang 3-1 atas Juventus pada final di Olympia Stadium, Sabtu waktu setempat atau Minggu dini hari, 7 Juni 2015. Keberhasilan ini menjadi gelar kelima Liga Champions Barcelona. Selain itu predikat klub peraih Treble Winners disandang El Barca musim ini setelah sebelumnya memenangkan La Liga dan Copa Del Rey. Berikut galeri foto final Liga Champions 2014-2015:

 

img-20160906-wa0001

 

Continue Reading

Foto

FOTO: Para Sherpa, Pemandu Ekspedisi ke Gunung Everest

Published

on

By

PUKUL 06.45 waktu setempat, 18 April 2014, bongkahan es raksasa meluncur dari gletser gantung di bahu barat Gunung Everest dan menggemuruh turun 300 meter ke Khumbu Icefall atas.

Enam belas orang gunung tewas, 13 di antaranya sherpa dan tiga dari suku Nepal lain dan mencederai delapan orang. Ini kecelakaan terparah dalam seratus tahun sejarah pendakian puncak ini.

img-20160906-wa0001

Sebelum kecelakaan itu, para pemandu gunung tersebut sedang menyiapkan pendakian. Lokasinya tak jauh dari kemah induk pendakian, terkenal sebagai daerah yang rawan longsor. Hingga terakhir, masih ada tiga pemandu yang belum ditemukan jasadnya.

Orang Sherpa dipercaya berasal dari migrasi penduduk timur Tibet, lima abad lalu. Mereka merupakan suku di pegunungan Himalaya, kebanyakan penganut Buddha.

Orang Sherpa tinggal selama bergenerasi di desa-desa yang berada di ketinggian 2.000 hingga 5.000 meter, dan secara fisik telah beradaptasi dengan ketinggian, seperti tipisnya oksigen dan rendahnya kelembaban udara.

Hingga sekarang, populasi orang Sherpa diperkirakan mencapai 112.000 orang, berdasarkan sensus populasi dan rumah Nepal pada 2011.

Kata “Sherpa” kini diidentikkan sebagai orang Nepal yang membantu atau memandu pendakian gunung di Himalaya. Padahal, tak semua pemandu gunung berasal dari suku Sherpa yang banyak berdiam di Solukhumbu.

Berdasarkan data Asosiasi Pendaki Gunung Nepal (NMA), sekitar 9.000 orang Sherpa terdaftar sebagai pemandu dan pembantu pembawa barang untuk pendakian gunung.

Klik Mini Gallery untuk melihat foto-foto —–>

Perkiraan gaji yang diberikan sekitar US$ 5.000-7.000 per semusim pendakian. Gaji tersebut diklaim lebih tinggi beberapa kali lipat daripada pendapatan penduduk Nepal pada umumnya.

Sherpa pendaki merupakan setengah pemandu, setengah kuli, setengah asisten pribadi, setengah pembimbing, dan setengah pelindung. Tugas mereka kadang termasuk mengangkut peralatan atau menyajikan sarapan di tempat tidur.

Namun, pekerjaan Sherpa sebenarnya berisiko tinggi karena harus menyiapkan peralatan dan jalur pendakian sebelum pendaki memulai perjalanan.

Kesuksesan sherpa Tenzing Norgay sebagai orang pertama—bersama Edmund Hillary— yang sukses mencapai Puncak Everest (8.850 meter) pada 29 Mei 1953 semakin mengukuhkan posisi sherpa dalam setiap pendakian. (NGC, Abcnews, kompas, sinarharapan, merdeka – credit foto: nbc, abcnews, discovery, theplanetd)

Continue Reading

Copyright © 2015