ADA yang unik di Jambi menjelang Gerhana Matahari Total (GMT), yaitu menjelajahi wilayah Suku Anak dalam.

“Wisatawan mancanegara dan domestik yang meminta kami mengagendakan jelajah Suku Anak Dalam,” ujar Edi Erizon, kepala Dinas Pariwisata Jambi, Kamis, 3 Maret 2016.

Ada dua kabupaten yang akan menyambut GMT, yaitu Sorolangun dan Muara Jambi. Suku Anak Dalam tersebar di dua kabupaten itu.

Menurut Erizon, Dinas Pariwisata Jambi menyiapkan paket wisata Suku Anak Dalam dan pemandunya “Jelajah Suku Anak Dalam berlangsung dua hari, 6 dan 7 Maret,” ujar Erizon.

Pada 8 Maret, Jambi akan menggelar pentas seni di pusat kota Jambi. Keesokan hari, sebelum gerhana muncul, akan ada salat subuh berjamaah dan salat gerhana yang diikuti seluruh masyarakat.

“Setelah itu kita menyaksikan GMT. Ditutup dengan sepeda santai menuju hutan kota dan pesta kuliner di Jembatan Petrix,” ujar Erizon.

Kementerian Pariwisata, kata Erizon, melakukan sosialisasi intensif tentang perlunya pendidikan soal GMT. Jambi merespon dengan memberi edukasi soal GMT kepada pelajar SMP dan SMA.

“Juga akan ada pendidikan singkat fotografi tentang bagaimana mengabadikan GMT dengan kamera secara baik dan benar,” kata Erizon.

GMT di Jambi diprediksi terlihat nyaris sempurna pada pagi 9 Maret, terutama di Singkut. Dendy Denmark, Kabid Pemasaran Pariwisata Jambi, mengatakan mereka telah menyiapkan rangkaian acara di Singkut.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun juga akan menggelar acara kesenian sebagai upaya promosi pariwisata di Provinsi Jambi.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.