Connect with us

News

Didakwa Sihir Majikan, TKI di Arab Saudi Bebas dari Hukuman Mati

Published

on

TENAGA Kerja Indonesia (TKI) asal Bogor, Rika Mustikawati, terbebas dari hukuman mati di Arab Saudi. Sebelumnya, Rika divonis hukuman mati pada 15 Mei 2012 oleh Pengadilan Umum di Kota Bisha, Ashir, Arab Saudi.

Menurut Direktur PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, Lalu M Iqbal, dalam siaran pers, Senin, 3 Agustus 2015, Rika didakwa melakukan sihir terhadap istri majikannya bernama Salma.

img-20160906-wa0001

Sejak jatuhnya vonis, kata Lalu, Kementerian Luar Negeri langsung memberikan informasi kepada keluarga dan menyampaikan pemberitahuan resmi.

Namun, kata dia, dengan upaya pembelaan dari KJRI Jeddah bersama pengacara tetap KJRI Jeddah, pada 14 November 2012, Mahkamah Banding menganulir keputusan pengadilan umum, Mahkamah juga meminta pengadilan umum menyidangkan kembali kasus tersebut dengan susunan anggota majelis hakim baru.

Setelah beberapa kali persidangan, Pengadilan Umum Kota Bisha akhirnya membebaskan Rika Mustikawati dari hukuman mati dan hanya menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara.

Pada September 2014, kata Lalu, keputusan pengadilan umum tersebut ditetapkan oleh pengadilan banding, sehingga KJRI dan pengacara tetap KJRI mulai melakukan pengurusan berkas hukum pembebasan dan proses pemulangan.

“Sedianya pada 28 Juli 2015, Rika Mustikawati akan dipulangkan. Namun masih terkendali oleh administrasi keimigrasian di Arab Saudi. KJRI akan terus mengupayakan dan diharapkan dalam waktu dekat pemulangan tersebut dapat dilakukan,” ujar Koordinator Fungsi Konsuler KJRI Jeddah, Dicky Yunus.

Sebelumnya, berbagai upaya telah dilakukan perwakilan RI di Arab Saudi dalam rangka membela dan membebaskan TKI asal Sukaresmi, Tanah Sareal, itu. Selain menunjuk pengacara setempat, Dubes RI Riyadh juga telah menyampaikan surat kepada Raja Arab Saudi untuk memintakan pengampunan.[]

[button link=”http://binesia.com/home/berita/4299/TKI-Asal-Bogor-Bebas-dari-Hukuman-Mati-di-Arab-Saudi” color=”blue1″ icon=”” size=”small”]SUMBER: ATAS KERJASAMA DENGAN BINESIA.COM[/button]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kesehatan

Bayi ini Lahir dengan Kondisi Jantung di Luar Tubuh

Published

on

By

Kondisi Vanellope setelah dioperasi | ITV.com

PARA dokter di Inggris berhasil melakukan operasi memasukkan jantung seorang bayi ke dalam dadanya. Bayi bernama Vanellope Hope Wilkins tersebut, lahir tiga pekan lalu melalui operasi caesar. Namun, kondisi Vanellope berbeda dengan bayi kebanyakan. Bayi malang ini tidak memiliki tulang dada. Sedangkan jantungnya berada di luar tubuh, di bagian dadanya.

Vanellope kemudian dioperasi di rumah sakit Glenfield di Leicester. Terhitung, ada tiga kali operasi yang dijalani Vanellope agar jantungnya bisa masuk kembali ke dalam tubuh.

img-20160906-wa0001

Dokter menyebut kondisi yang dialami Vanellope sebagai ectopia cordis. Ini hal yang sangat langka, hanya terjadi beberapa kasus per sejuta kelahiran. Sebagian besar bayi yang lahir dalam kondisi itu sudah meninggal. Rumah sakit mengatakan, di Inggris sejauh ini tidak ada bayi yang lahir dalam kondisi itu yang selamat.

Orang tuanya, Naomi Findlay, 31 tahun, dan Dean Wilkins, 43 tahun, mengatakan Vanellope “seorang petarung sejati”. “Ketika peneriksaan ultrasound (saat masih hamil) menunjukkan bahwa jantung dia berada di luar dadanya, itu sungguh mengguncangkan dan menakutkan, karena kami tidak tahu apa yang akan terjadi,” ujar Naomi.

Dean menambahkan: “Kami disarankan untuk melakukan penghentian kehamilan (menggugurkan bayi itu, karena) kemungkinan bertahan hidup nyaris tidak ada sama sekali.”

Lalu mereka melakukan tes darah, yang hasilnya menunjukkan tidak ada kelainan kromosom pada bayi itu. Lalu mereka memutuskan melanjutkan kehamilan. “Tidak ada yang percaya bahwa dia akan bisa hidup kecuali kami,” lanjut Dean.

Naomi mengatakan ia tak bisa membayangkan untuk menggugurkan bayinya. “Sesudah melihat detak jantungnya, bahkan pada usia sembilan minggu (sebagai janin) – tidak peduli di mana jantung itu berada -(pengguguran) bukan tindakan yang akan saya ambil. Ibaratnya, kekuatan janin itu justru memberi saya kekuatan untuk terus bertahan,” ujarnya.

Vanellope diperkirakan lahir pada malam Natal mendatang. Namun, ia kemudian dilahirkan melalui operasi caesar pada 22 November untuk mengurangi kemungkinan infeksi dan kerusakan pada jantungnya.

Sekitar 50 staf medis hadir saat kelahiran, termasuk dokter kandungan, ahli bedah jantung, ahli anestesi, neonatologi dan bidan. Dalam 50 menit sesudah kelahiran, bayi tersebut langsung menjalani operasi pertama. Saat operasi terakhir, kulit Vanellope diambil sebagian untuk menutupi lubang di dadanya.

Frances Bu’Lock,seorang ahli jantung anak-anak, mengatakan: “Sebelum lahir, segalanya terlihat sangat kelam, tapi sekarang jauh lebih baik – Vanellope melewati semuanya dengan sangat baik dan terbukti sangat tangguh.”

“Ke depan kami mungkin bisa memasukkan sejumlah tulang perlindungan buatan untuk jantungnya – mungkin menggunakan pencetakan 3D atau sesuatu yang organik yang bisa tumbuh bersamanya.”

Vanelope tercatat sebagai bayi pertama penderita kondisi itu di Inggris yang selamat. Namun di Amerika Serikat, sudah ada beberapa anak yang juga selamat dan bertahan hidup. Di antaranya, Audrina Cardenas yang lahir di Texas pada Oktober 2012.

Audrina juga menjalani operasi mengembalikan jantung yang berada di luar, ke dalam dadanya. Ia bisa pulang ke rumah setelah tiga bulan menjalani prosedur-prosedur rumit itu. Audrina dipasangi pelindung plastik untuk menutupi dadanya.

Sementara terkait Vanellope, Rumah Sakit Glenfield mengatakan bahwa “jalan masih panjang” – dan risiko terbesarnya adalah infeksi. Tahap selanjutnya adalah mengeluarkan Vanellope dari ventilator, yang digunakan untuk membantu pemulihan sesudah operasi.

Dean Wilkins, sang ayah, mengatakan: “Dia menjungkir-balikkan segala (perkiraan) – Sungguh ajaib.” Pasangan tersebut memberi nama Vanellope, dari nama seorang tokoh dalam film Disney “Wreck-It Ralph”.

Naomi berkata: “Vanellope dalam film ini adalah petarung sejati yang akhirnya berubah menjadi seorang putri. Jadi kami pikir cocok.”[] BBC

Continue Reading

Ekonomi

Aceh Jaya Gelar Musrenbang

Published

on

By

Ilustrasi

PEMERINTAH Kabupaten Aceh Jaya melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) penyusunan rencana pembangunan jangka menengah Kabupaten Aceh Jaya tahun 2017-2022, di Aula Setdakab, Rabu, 13 Desember 2017.

Kepala Bidang Penelitian Pengembangan dan Program Pembangunan Bappeda Aceh Jaya, Rahmad Oriza menuturkan, Musrenbang tersebut untuk media konsultasi publik sebagai dasar penyusunan RPJKM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Kabupaten Aceh Jaya tahun 2017 – 2022, sesuai dengan visi misi bupati-wakil bupati.

img-20160906-wa0001

Bupati Aceh Jaya Irfan TB mengatakan visi dari Musrenbang tersebut untuk mewujudkan gerakan pembangunan rakyat Aceh Jaya. “Sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen rancangan tahun 2017 – 2022. Visinya, terwujudnya gerakan pembangunan rakyat Aceh Jaya sehat, ekonomi, kejayaan agama, tangguh infrastruktur dan informatif, serta potensi sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif. Disingkat dengan sebutan Gerbang Raja Sejati,” terang Irfan.

Ia mengintruksikan para Kepala SKPK untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan serius dan aktif. Serta mengharapkan seluruh peserta yang hadir dapat memberikan masukan yang positif untuk penyusunan RPJMK Aceh Jaya.[] KBA.ONE

Continue Reading

Politik

Panwaslih Aceh Selatan Mulai Verifikasi Faktual

Published

on

By

Ilustrasi | The Global Review

SESUAI tahapan penyelenggaraan pemilihan bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan tahun 2018, mulai 12-25 Desember 2017, Panwaslih setempat akan memverifikasi faktual bakal calon perseorangan. Ketua Panwaslih Aceh Selatan Hendra Saputra mengatakan, Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 menyebutkan, yang melakukan verifikasi faktual tersebut adalah Panitia Pemungutan Suara (PPS). “Verifikasi faktual dilakukan dengan metode sensus, dengan cara mendatangi langsung pendukung masing-masing bakal calon perseorangan,” ujar Hendra dalam rilisnya, Kamis, 14 Desember 2017.

Hendra berharap PPS melakukan verifikasi faktual sesuai aturan tersebut. “Bila PPS tidak melakukan verifikasi faktual sebagaimana amanah Undang-undang 10 Tahun 2016, dapat dipidana sesuai bunyi pasal 185 B,” ujar Hendra. Bunyi pasal ini, anggota PPS, PPK, KPU kabupaten kota, KPU Provinsi, atau petugas yang diberikan kewenangan verifikasi dan rekapitulasi yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum dengan tidak melakukan verifikasi dan rekapitulasi terhadap dukungan calon perseorangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 48, dipidana dengan penjara paling singkat 36 bulan dan denda paling sedikit Rp36 juta dan paling banyak Rp72 juta.

img-20160906-wa0001

Selain itu, kata Hendra, PPS yang terbukti tidak memverifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan, mendapatkan sanksi administrasi sesuai perundang-undangan. “Panwaslih Aceh Selatan mengharapkan kepada masyarakat Aceh Selatan agar bersama-sama memantau dan mengawasi proses verifikasi faktual yang sedang dilakukan oleh PPS di seluruh desa. Apabila ada anggota PPS yang tidak memverifikasi faktual, segera laporkan kepada Panwaslih,” ujar Hendra.

Pasal 185 A UU Nomor 10, kata Hendra, juga menyebutkan, setiap orang yang dengan sengaja memalsukan daftar dukungan terhadap calon perseorangan, dipidana penjara paling singkat 36 bulan, paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp36 juta serta paling banyak Rp72 juta. “Jadi sanksi tersebut tidak hanya berlaku bagi anggota PPS yang tidak melakukan verifikasi faktual, tapi juga berlaku bagi yang memalsukan dukungan terhadap calon perseorangan. Jadi bagi masyarakat yang mereka identitasnya dipalsukan, dapat melaporkan ke Panwaslih Aceh Selatan.”[] RILIS

Continue Reading

Copyright © 2015