OTORITAS Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim Pekanbaru menyatakan aktivitas penerbangan baik rute domestik dan internasional kembali lumpuh akibat asap.

“Sampai jam 21.00 WIB malam ini, sudah batal total 78 penerbangan. Jarak pandang terakhir sekitar 300 meter,” ujar Airport Duty Manager Bandara, Ongah Hasnan di Pekanbaru, Rabu, 21 Oktober 2015.

“Jarak pandang malam ini sangat buruk, mulai dari tadi pagi. Sehingga tidak terdapat satu pesawat pun yang berani terbang dari bandara asal,” terang dia.

Sebelumnya, kata Ongah, tinggal satu penerbangan terakhir yang belum memutuskan membatalkan penerbangan yakni Lion Air dengan nomor penerbangan JT-296 rute Jakarta-Pekanbaru mendarat pada pukul 22.15 WIB.

Terakhir bandara mendapat pemberitahuan pembatalan keberangkatan dari maskapai Lion bahwa JT-296 dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng batal diberangkatkan.

“Pesawat JT-296 nginap di Pekanbaru, tapi terakhir batal. Sehingga penerbangan untuk besok pagi dari Pekanbaru ditiadakan.”

Ongah berujar, kondisi lumpuhnya bandara setempat juga dialami pada Senin, 19 Oktober. Maskapai terpaksa membatalkan 78 penerbangan baik menuju atau dari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyatakan sebagian daerah di Provinsi Riau hari ini diselimuti kabut asap pekat. Jarak pandang berkisar 200 meter hingga 900 meter akibat asap kiriman di Sumatera.

Data BMKG diterima Antara pukul 16.00 WIB, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan terparah terpantau di Pelalawan dan Kota Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Jarak pandang berkisar 200 meter.

“Selanjutnya di Dumai dan Pekanbaru jarak pandang berkisar 300 meter,” kata Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin.(antaranews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.