Connect with us

Varia

Asa di Usia Muda

Published

on

Peringatan ulang tahun keduabelas diharapkan menjadi momen refleksi bagi para pemimpin.

Ribuan orang meriung di bawah beberapa tenda di halaman kantor Bupati Aceh Barat Daya, Selasa 20 Mei 2014. Angin dari bukit di belakang kompleks perkantoran pemerintahan datang semilir. Hari itu, puncak perayaan Hari Ulang Tahun Aceh Barat Daya keduabelas digelar. Prosesi berjalan meriah dan khidmat. Selain Muspida plus, hadir juga para tokoh pendiri Aceh Barat Daya dan Asisten Pemerintah Aceh Iskandar A Gani.

Sebelumnya, telah digelar serangkaian kegiatan hari jadi seperti sepeda santai, lari maraton, jalan santai, donor darah, senam, lomba masak, lomba lagu himyne murid SMP dan SMA, lomba desain baju, asmaul husna, wirid yasin, zikir dan doa bersama, seminar buku sejarah, seminar adat laut, kenduri laut, dan peninjauan makam pahlawan pendiri kabupaten.

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Suhartono selaku Ketua Panitia Pelaksana HUT Aceh Barat Daya mengatakan, seremonial ulang tahun seharusnya digelar pada 10 April 2014. Namun karena pelaksanaan Pemilu Legislatif, acara akbar digeser ke Selasa, 19 Mei 2014. “Meski banyak kekurangannya, namun kami berupaya untuk mewujudkan cita-cita pendahulu kami. Terima kasih kepada para 281 tokoh pendiri yang telah telah merintis pembentukan Abdya dari 1960 hingga 2002 terbentuknya kabupaten ini,” ujar Suhartono.

Acara ulang tahun, kata Suhartono, digelar untuk menghormati perjuangan para pendiri Aceh Barat Daya. “Kita laksanakan sesederhana mungkin namun meriah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat Daya Jufri Hasanuddin mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama membangun Aceh Barat Daya. Sebab, perjuangan mendirikan kabupaten itu itu tidaklah mudah.

Kabupaten Aceh Barat Daya dibentuk sesuai Undang Undang Nomor 4 Tahun 2002 dan disahkan Presiden Republik Indonesia pada 10 April 2002. Regulasi itu juga mengamanatkan pembentukan empat kabupaten lainnya yaitu Aceh Jaya, Gayo Lues, Aceh Tamiang dan Nagan Raya. “Kabupaten ini lahir dari usaha dan pengorbanan yang tiada tara dari para pendahulu kita,” ujar bupati. Dari sekian banyak tokoh pencetus Aceh Barat Daya, kata Jufri, 261 orang telah meninggal dunia.

Bupati mengajak seluruh masyarakat melanjutkan pembangunan yang dirintis para tokoh tersebut. “Meskipun banyak masalah yang harus kita hadapi. Di usia yang masih sangat muda ini, kita harapkan kemajuan signifikan akan terus bersama Aceh Barat Daya,” ujarnya.

Salah satu cara melanjutkan pembangunan, cara menjalankan komitmen bersama dengan memberikan investasi bagi pembangunan kabupaten. Ia yakin, dengan sumber daya alam yang dimiliki Aceh Barat Daya sekarang, mampu membawa kabupaten itu ke tingkatan terbaik.

Asisten Pemerintahan Provinsi Aceh Iskandar A Gani yang datang mewakili Gubernur Aceh Zaini Abdullah, berharap di usia relatif muda Aceh Barat Daya bisa lebih baik dari 12 tahun sebelumnya. “Kita harus melihat momentum untuk melihat ke belakang sekaligus merenungkan apa saja pencapaian yang telah kita raih selama 12 tahun terakhir,” ujar Iskandar.

Momen ulang tahun menurut Iskandar bisa menjadi ajang refleksi bagi para pemimpin untuk mengevaluasi sistem kepemimpinan yang telah berjalan selama ini. “Jika ada kekurangan, itu hal yang wajar. Sebab, sebagai manusia kita punya sifat khilaf dan keterbatasan,” papar Iskandar.

Ia berharap Aceh Barat Daya terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu wilayah strategis dalam menopang pembangunan Aceh. “Semoga hari ulang tahun ini memotivasi kita untuk terus berbuat yang lebih baik bagi rakyat Aceh,” ujar Iskandar mengutip pidato Gubernur Aceh.

Optimisme senada dituturkan Zainuddin Daud, Koordinator Solidaritas Warga Abdya Jakarta (Suwadaya). “Hari ini kita datang dari berbagai wilayah di antaranya Banda Aceh, Medan, Riau dan Jakarta, banyak pahlawan lainnya yang mendirikan Abdya ini, jasa-jasa mereka harus dikenang,” ujar Zainuddin. Ia berharap Aceh Barat Daya akan lebih jaya dan makmur.[]RZ

Advertisement img-20160906-wa0001
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Varia

Pameran Foto Aceh Today Menjadi Pesan Moral Bagi Masyarakat

Published

on

By

pameran foto
Pameran foto Aceh Today di Museum Tsunami | Istimewa

PEMERINTAH Aceh mengapresiasi pameran poto bersama yang diselenggarakan lintas komunitas fotografi. Karya-karya dari ujung lensa para fotografer diyakini mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjalin semangat kebersamaan untuk suksesnya pembangunan Aceh di masa mendatang,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi, membacakan sambutan tertulis Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat membuka pameran foto bersama lintas komunitas dan Profesi, Rabu, 20 Desember 2017.

Pameran bertema Aceh Today itu digelar di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh. “Terima kasih kepada fotografer Aceh yang terlibat dalam pameran ini. Semoga pesan moral yang disampaikan pada pameran ini dapat diterima oleh masyarakat kita. Sehingga masyarakat Aceh semakin memahami pentingnya kebersamaan dalam mendukung suksesnya pembangunan di daerah ini,” ujar Reza.

Tak semata menunjukkan kualitas seni fotografi yang dimiliki para fotografer Aceh, lebih dari itu, pameran ini diyakini sarat pesan moral untuk disampaikan kepada masyarakat. Di antaranya sebagai sarana saling mengingatkan bahwa bencana besar pernah memporak-porandakan Bumi Serambi Mekah.
“Namun dengan semangat pantang menyerah Aceh terus berbenah sehingga akhirnya mengalami kemajuan pesat seperti yang kita rasakan sekarang ini.”

Selain itu, pameran foto dapat memberi pemahaman tentang kebencanaan dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, karena Aceh berada dalam kawasan ring of fire, sehingga sangat rawan bencana. “Meski demikian, kita jangan trauma atau selalu dicekam ketakutan. Pengetahuan yang baik tentang masalah kebencanaan tentu akan dapat membantu kita untuk memahami cara-cara terbaik dalam penanggulangan bencana.”

Pameran foto juga dianggap sebagai sarana yang sangat tepat untuk melihat kemajuan yang dicapai Aceh dalam kurun 13 tahun terakhir. “Kemajuan ini tentu tidak tentu tidak bisa dilepaskan dari solidaritas yang ditunjukkan dunia. Hasil jepretan fotografer Aceh tentu mengingatkan kita untuk terus memperkuat semangat solidaritas ini, sehingga kita dapat berbagi dan saling bekerjasama untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami bencana.”

Setelah 13 tahun Tsunami

Aceh hari ini tentu tidak bisa dipisahkan dengan Aceh masa lalu, yang berisi berbagai kenangan dan cobaan. Salah satu ingatan yang membayang dalam benak masyarakat Aceh adalah bencana tsunami pada 26 Desember 2004.

Peristiwa itu salah satu bencana terbesar dalam sejarah dunia dengan jumlah korban sangat banyak, mencapai 200 ribu orang. Gelombang raya tsunami itu bahkan berimbas ke negara-negara lain seperti Malaysia, Thailand, Sri Langka dan India.

Melihat kerusakan yang diakibatkan tsunami, sulit membayangkan Aceh bisa bangkit dalam waktu singkat. Namun berkat kuatnya solidaritas internasional, dukungan untuk Aceh terus mengalir, sehingga dalam waktu empat tahun, berbagai perbaikan telah tampak di Bumi Serambi Mekah.

Sekarang, setelah 13 tahun tsunami, pembangunan Aceh semakin menunjukkan progres mengagumkan. Mereka yang tidak tahu tentang cerita tentang tsunami Aceh tentu akan sulit percaya bahwa Aceh pernah mengalami kerusakan yang amat parah akibat bencana. “Beruntung ketajaman mata lensa teman-teman fotografer telah merekam semua perkembangan yang terjadi di Aceh selama ini. Dari hasil bidikan lensa kamera para fotografer ini, masyarakat dapat mengetahui dinamika pembangunan Aceh dari waktu ke waktu. Di sinilah kita dapat memahami betapa pentingnya peran para fotografer dalam mengabadikan berbagai momen bersejarah yang ada di sekitar kita,” ujar Reza.[] RILIS

Continue Reading

Varia

Donald Trump Hadapi Tuduhan Pelecehan Seksual

Published

on

By

Ilustrasi

LEBIH dari 100 legislator Amerika Serikat dari Partai Demokrat menandatangani petisi yang ditujukan kepada parlemen untuk membentuk komite yang bertugas mengungkap kekerasan dan pelecehan seksual yang pernah dilakukan Presiden Donald Trump. Lois Franken, Legislator Amerika Serikat dari Florida dan Ketua Kelompok Kerja Perempuan Demokrat (DWWG), mengatakan, “Inilah saat yang tepat mengungkap kebenaran.”

Ungkapan Franken seperti dilaporkan Al Jazeera sebagai tanggapan atas berbagai tudingan yang dialamatkan kepada presiden dari Partai Republik tersebut. Menurut petisi yang dikeluarkan oleh DWWG, setidaknya 17 perempuan mendapatkan perlakuan seks yang tidak senonoh dari Trump. Di antara perlakuan Trump yang tidak pantas itu antara lain, ciuman, sentuhan dan penggerayangan terhadap mereka.

Saat jumpa pers pada Selasa, 12 Desember 2017, Franken mengatakan, sejumlah legislator lain juga mendukung petisi yang mereka ajukan. “Jumlah pendukung lebih dari 100 orang, bahkan akan bertambah terus,” ungkap Franken.

Sebelumnya, tiga perempuan yang menuduh Donald Trump melakukan pelecehan seksual meminta kongres membuka penyelidikan terkait perilaku orang nomor satu di negara itu.

Ketiga perempuan tersebut adalah Jessica Leeds, Rachels Crooks, dan Samantha Holvey. Mereka menganggap penyelidikan etik terhadap Trump patut dipertimbangkan menyusul maraknya pengungkapan skandal pelecehan seksual yang dilakukan oleh sejumlah tokoh di Amerika dari selebritis Hollywood, media, hingga politikus.

Salah satu yang paling menyulut perhatian adalah skandal yang menjerat produser kawakan Hollywood Harvey Weinstein dan tiga anggota Kongres, yang baru terkuak belakangan ini. “Kongres harus mengesampingkan afiliasi partai mereka dan menyelidiki riwayat pelecehan seksual yang dilakukan Presiden Trump,” tutur Crooks, seorang mantan resepsionis sebuah firma real estate. Meski ketiganya meyakini Trump tidak akan dimakzulkan karena ulahnya ini, para wanita itu meminta pertanggung jawaban presiden berusia 70 tahun itu.

Sementara itu, Brave New Films, lembaga pembuat film nonprofit, menunjukkan sebuah video berisi cerita dari 16 kesaksian wanita yang mengklaim sebagai korban pelecehan Trump. Di dalam film pendek tersebut, belasan perempuan itu menuduh Trump mencium mereka, meraba bagian tubuh, hingga meletakkan tangan di atas rok mereka tanpa izin dan tak sesuai dengan keinginan mereka.

Senator Demokrat, Kristen Gillibrand mengatakan kesaksian para perempuan itu adalah kredible dan patut digunakan sebagai bukti penyelidikan. Gillibrand bahkan menuntut Trump untuk mengundurkan diri karena tuduhan pelecehan tersebut. “Tuduhan pelecehan ini kredibel. Korban sangat banyak. Saya pernah mendengar kesaksian para wanita ini, dan banyak cerita dari mereka sangat memilukan. Jika Trump tidak segera mengundurkan diri, kongres harus melakukan penyelidikan yang sesuai atas perilakunya dan meminta pertanggungjawaban kepada Trump.”

Tudingan pelecehan seksual sudah menghantui Trump sejak masa kampanye pemilihan presiden pada 2016. Tuduhan itu bermula saat sebuah video percakapan Trump dengan seorang presenter Amerika pada 2015, terkuak saat kampanye berlangsung.

Di dalam rekaman itu, Trump kedapatan berbicara vulgar dan mengatakan dirinya mencoba melakukan hubungan seks dengan sejumlah wanita. Trump telah meminta maaf atas percakapannya itu tapi menyebut perbincangan itu hanya “sebuah obrolan pribadi”. Trump berusaha meyakinkan bahwa dirinya tidak melakukan hal-hal yang dibicarakan tersebut.

Selama dua tahun terakhir belasan perempuan telah angkat bicara dan menuduh Trump melecehkan mereka. Tindakan tidak etis ini bahkan diduga telah dilakukan Trump jauh sebelum dirinya terjun ke dunia politik.

Menghadapi tuduhan terbarunya itu, Trump tetaplah Trump yang keras kepala. Ia menilai itu hanyalah kerjaan anggota kongres dari Partai Demokrat yang sengaja memanas-manasi. Lewat Twitter, Trump menuduh Partai Demokrat memainkan politik partisan dan menyangkal kenal dengan perempuan-perempuan yang telah meningkatkan tuduhan terhadapnya. “Meskipun telah menghabiskan ribuan jam kerja dan jutaan dolar, Partai Demokrat tidak bisa menunjukkan kolusi apapun dengan Rusia, sehingga kini mereka beralih ke tuduhan dan cerita bohong tentang sejumlah perempuan yang bahkan tidak saya kenal dan tidak pernah saya temui. FAKE NEWS!” cuit Trump.

Trump juga mengecam Kirsten Gillibrand. “Senator (kelas ringan) Kirsten Gillibrand, seorang yang jelas antek-antek bagi Senator Chuck Schumer dan seorang yang tidak beberapa lama lalu datang ke kantor saya untuk “memohon” sumbangan kampanye (dan akan melakukan apapun untuk mendapatkannya), kini bersama jaringan yang melawan Trump. Saya tidak setia pada Bill dan Crooked-USED (merujuk pada Hillary Clinton.red),” lanjut Trump.

Gillibrand menanggapi cuitan itu lewat Twitter-nya dengan mengatakan Trump tidak bisa menyangkal hak perempuan untuk menyuarakan opini mereka tentangnya. “Anda tidak bisa membungkam saya atau jutaan perempuan yang telah dipinggirkan untuk berbicara lantang tentang ketidaklayakan ini dan hal memalukan yang Anda bawa ke Gedung Putih.”[] VOA | TEMPO | CNN

Continue Reading

Varia

Intelijen Cina Beraksi di Jerman Lewat Akun Linkedin Palsu

Published

on

By

Ilustrasi

BADAN intelijen Jerman atau BfV membongkar praktek intelijen Cina yang menggunakan akun Linkedin palsu untuk menggali informasi prbadi dari para politis, diplomat, dan pejabat lainnya. Selama sembilan bulan, BfV meneliti akun Linkedin palsu yang digunakan Cina untuk aksi intelijennya di Jerman.

Para agen intelijen Cina menyaru sebagai ilmuwan, peneliti, atau head hunter untuk merekrut tenaga kerja. Para agen mata-mata Cina ini telah memiliki lebih dari 10 ribu situs jaringan profesional warga Jerman.

BfV mempublikasikan temuan profil akun linkedin palsu ini dan mendesak warga Jerman untuk waspada terhadap media sosial. “Boleh jadi jumlah target individu sangat banyak dan profil palsu masih belum dapat diidentifikasi,” kata juru bicara BfV seperti dikutip dari Time, 11 Desember 2017.

Beberapa profil palsu yang dipublikasikan di Linkedin misalnya bernama Rachel Li sebagai head hunter at RiseHR dan Alex Li, manajer proyek di Pusat Studi Pembangunan Sino-Eropa. Para agen Cina ini memuat foto-foto profil yang stylish dan mereka pada umumnya lelaki dan perempuan muda. Hasil penelusuran Reuters menunjukkan, para agen ini sudah terhubung dengan beberapa diplomat dan politis senior di beberapa negara di Eropa.

Gara-gara temuan BfV, perhatian masyarakat Eropa semakin besar. BfV mengajak warga Jerman untuk menghubungi BfV jika mereka menemukan orang yang mencurigakan atau dugaan pelakunya di media sosial.[] TEMPO

Continue Reading

Copyright © 2015