AKADEMI Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat, mengadakan Konferensi Internasional Pembangunan Ekonomi dan Tantangan Kerja, Senin, 23 Mei 2016, di Aula Bappeda Kabupaten Aceh Barat.

Konferensi bertema “Membentuk Lulusan AKN Sebagai Tenaga Profesional Dalam Era MEA” ini dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat DR (HC). H. T. Alaidinsyah. Menghadirkan lima guru besar dan satu doktor di bidang ekonomi dan pembangunan masyarakat.

Kenam pembicara tersebut adalah Timbalan Setiausaha Agong Mejelis Profesor Negara Malaysia, Prof. Dr. Kamaruddin M. Said, Ketua Cluster Penyelidikan Peradaban Melayu MPN Malaysia Prof. Dr. Datuk Yahaya Ibrahim, Rektor Universitas Teuku Umar Meulaboh Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE, MBA, Dekan Pusat Pengajian Siswazah UniSZA Terengganu Malaysia, Prof. Mustafa bin Mamat, Dekan Fakulti Sains Sosial Gunaan UniSZA Terengganu Malaysia dan Timbalan Dekan Fakulti Sains Sosial Gunaan UniSZA Terengganu Malaysia Dr. Yendo Afgani.

Dalam sambutannya, T. Alaidinsyah menyampaikan, tenaga kerja yang diperlukan saat ini adalah tenaga kerja yang menguasai teknologi secara akurat, adaptif dan responsif terhadap perubahan-perubahan teknologi. dalam kondisi tersebut, integritas pribadi berperan penting dalam memenangkan persaningan.

“Maka, untuk menjawab tantangan tersebut, harus disiapkan tenaga kerja yang andal dalam berbagai bidang sesuai profesi masing-masing,” tegasnya.

Ia melanjutkan, sumber daya manusia berkulitas adalah yang mampu menciptakan, bukan saja nilai komparatif, tetapi juga nilai kompetitif, generatif dan inovatif dengan menggunakan energi tertinggi seperti; inteligence, creativity, imagination, dan bukan semata-mata menggunakan energi kasar, seperti bahan mentah, lahan, air, tenaga, otot dan sebagainya.

“Oleh karena itu, kita semua harus memikirkan, bagaimana para generasi muda yang saat ini mayoritas sedang dalam masa menuntut ilmu, didorong menjadi pekerja profesional yang memiliki ketrampilan dan bekerja sesuai dengan ketrampilan yang dimiliki, sehingga nantinya menjadi tenaga terampil yang dapat diterima dilapangan kerja, baik di dalam maupun di luar negeri,” ujarnya.

Koordinator AKN Aceh Barat, Dr. Mursyidin, MA mengatakan, konferensi pembangunan ekonomi dan tantangan kerja tersebut dapat menumbuhkan spirit bagi mahasiswa, masyarakat dan pemerintah untuk mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Batasan geografis dan asal negara, bukan lagi kendala, namun kemampuan SDM dan keterampilan yang mumpuni, merupakan modal untuk menembus dinding masyarakat ekonomi Asean itu sendiri,” ungkapnya.[] RILIS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.